Rabu, 11 November 2015

ASPEK DEMOGRAFIS DARI INDIVIDU PENGGUNA INTERNET : PENGARUH INTERNET TERHADAP BUDAYA

PENDAHULUAN
            Perkembangan teknologi dewasa kini telah menciptakan perubahaan yang revolusioner tidak hanya di ruang lingkup komputer, tetapi juga di dunia komunikasi. Internet sebagai “ gudang informasi tanpa batas “  saat ini dirancang untuk memudahkan masyarakat dalam mencari informasi, selain itu internet dipergunakan untuk mencari informasi dan juga dipergunakan sebagai sarana berkomunikasi baik itu jarak jauh maupun jarak dekat bahkan dalam beberapa kasus internet dapat memudahkan manusia untuk kembali berkomunikasi dengan orang yang sudah sangat lama tidak ditemuinya, selain untuk berkomunikasi, dan mencari informasi internet juga membuka peluang usaha untuk beberapa orang.  Hal ini dilihat dari menjamurnya situs dagang online yang sangat mudah kita temui.
            Namun selain manfaat yang kita dapat dari internet seperti yang telah tertulis di atas, internet juga dapat memberikan dampak secara psikologis bagi para penggunanya hal ini juga mendapat perhatian dari beberapa psikolog diantaranya:
Michelle Weil, seorang Psikolog dan pengarang buku terkenal, memberikan contoh konkrit tentang seorang gadis yang dijauhi oleh teman-temannya lalu kemudian menghabiskan waktu untuk mojok berchatting-ria dengan menampilkan karakter yang sangat kontradiktif dengan karakter aslinya. Akibatnya, lama kelamaan ia semakin jauh dengan kenyataaan sosial yang ada, bahkan tidak bisa menerima diri apa adanya. Menurut pakar psikoanalisa terkenal seperti Erich Fromm, kondisi demikian dinamakanneurosis. Kondisi neurosis yang berkepanjangan akan mengakibatkan gangguan jiwa yang serius. Michelle lebih lanjut menambahkan, bahaya latennya adalah terbentuknyakepribadian online yang berbeda dengan yang asli.
Tentu saja ada pengaruh positif dari penggunaan (bukan kecanduan) internet terhadap kepribadian seseorang, seperti pendapat dari salah seseorang sosiolog yaitu Reid Steere, seorang Sosiolog dari Los Angeles mengatakan, jika seseorang menggunakan internet sebagai media eksplorasi diri dengan kesadaran penuh, ia akan mengalami pertumbuhan sebagai hasil dari refleksi dirinya secara utuh melalui internet.

  • Aspek Demografis Dari Individu Pengguna Internet
Situs jejaring social memiliki beragam fitus teknis. Namun pada umunya, mereka memuat dan memperlihatkan profil penggunanya serta daftar teman yang juga merupakan pengguna dalam system tersebut. Umumnya profil disusun berdasarkan pernyataan yang mengacu pada usia, gender, lokasi, dan “tentang saya”. Biasanya pengguna dapat mengetahui gender pengguna lain berdasarkan nama atau foto profil yang diunggah pengguna lain. Ini digunakan untuk memperkenalkan diri kepada dunia maya tentang siapa dan bagaimana tentang dirinya.
Gender merupakan perbedaan yang sangat besae dan terlihat didalam interaksi manusia. Dalam internet kita tidak dapat melihat orang yang kita ajak berinteraksi secara langsung. Banyak pengguna internet beranggapan bahwa orang yang sedang berinteraksi adalah laki-laki. Hal ini disebabkan oleh mayoritas halaman alamat internet yang dikunjungi adalah game online. Tetapi lain halnya dalam media sosial yang menyertakan nama dan foto sang pengguna. Tetapi banyak juga yang memakai nama atau foto yang tidak sesuai dengan aslinya, misalnya ada seseorang menggunakan nama dan foto seorang laki-laki, tapi pada kenyataannya dia bukanlah laki-laki, melainkan seorang wanita.
Kini seiring dengan berkembangnya globalisais, teknologi internet pun meluas ke semua kalangan tidak hanya kalangan yang dewasa dan remaja, sekarang anak-anak dibawah umur pun sudah mengetahui dan menggunakan internet. Namun banyak orang yang salah dalam menggunakan internet. Sekarang ini banyak orang yang membuka situs-situs porno atau situs yang mengandung hal-hal negatif. Dengan kita membuka situs-situs porno atau negatif, tentunya itu akan merusak moral, inilah penyalahgunaan kemajuan teknologi, seharusnya dengan majunya teknologi sekarang ini kita dapat menggunakannya untuk hal-hal yang positif, seperti memperluas ilmu pengetahuan dan lainnya.
Keterkaitan manusia dengan internet dalam bidah budaya adalah kita dapat memanfaatkan internet untuk memperkenalkan budaya-budaya yang ada di Indonesia karena Indonesia kaya akan budaya. Kita dapat memperkenalkan kebudayaan kita dengan interenet agar Negara lain tertarik dengan budaya Indonesia dan dapat menikmatinya. Tapi sisi negatifnya dengan mudahnya budaya bisa dijeplak, dan diakui oleh Negara lain.
  • Pengaruh Internet Terhadap Budaya
Pada masa sekarang, kita semua pasti tahu bahwa kemajuan teknologi terasa begitu sangat pesat. Pesatnya kemajuan ini tentunya membawa banyak perubahan terhadap kebudayaan di Indonesia. Tidak bisa di pungkiri bahwa kemajuan teknologi informasi ini memang harus terjadi di Negara Indonesia ini, agar Negara Indonesia tidak kalah saing dengan Negara lain.

~ Dampak Positif
1.  Pertukaran informasi berlangsung sangat cepat.
2. Memudahkan  pekerjaan manusia. Pekerjaan yang dilakukan seseorang menjadi lebih efektif dan efisien.
3.  System pembelajaran tidak harus tatap muka dengan guru karena dengan kemajuan TIK khusunya Internet kita bisa melakukan V-class. Dan masih banyak yang lainnya.

~ Dampak Negative
1.  Masuknya budaya asing yang tidak baik.
2.  Lupa akan waktu.
3.  Merosotnya nilai moral.

Contoh Kasus :
1.  Orang di Inggris lebih  memilih  koneksi  internet  dibandingkan  jaringan  listrik. Menurut mereka koneksi internet lebih  penting  daripada  jaringan  lirstrik itu sendiri.
2.  Di Beijing-China, Wang seorang abg yang kecanduan internet menikam ibunya hingga tewas karena sang ibu menolak memberikan uang untuk pergi ke warnet. Bahkan ketika ayahnya datang, Wang langsung menikam ayahnya walaupun tidak sampai tewas. Belakangan ini Wang sedang kecanduan  internet. Berjam-jam  dia  habiskan  setiap  harinya  demi  berinternet.
3.  Anak  dibawah  umur  yang  memperkosa  temannya akibat  kecanduan  game online.


Daftar Pustaka

Kinerja Team
NPM
NAMA
JOBDESK
LINK
10514263
Adinda Fajarnindyah
Editor
11514407
Annisa Windra Septiva
Typing
12514246
Bunga Anugrah Gusti
Typing
15514785
Kartika Iasyah
Typing
17514749
Nadira Raycha
Searching
18514141
Nur Andyni
Searching

Selasa, 29 September 2015

PENGANTAR INTERNET : SEARCH ENGINE


PENGERTIAN SEARCH ENGINE:
Search engine adalah program komputer yang dirancang untuk mencari informasi yang tersedia didalam dunia maya. web search engine mengumpulkan informasi yang tersedia secara otomatis. untuk sekarag ini sebuah search engine sudah mulai di kembangkan untuk lebih memudahkan bagi kita dalam menggunakan search engine tersebut. hasil dari pecarian data biasanya di urutkan berdasarkan tingkat akurasi dan popularitas di search engine tersebut. beberapa search engine biasanya mengumpulkan informasi atau data yang di cari di dalam sebuah basisdata. atau direktori web. Dengan search engine tersebut kita dapat mencari berbagai informasi yang kita inginkan dari seluruh dunia, jadi dengan adanya search engine ini sangat memudahkan bagi kita untuk mencari data.
Mesin pencari atau search engine adalah program komputer yang dirancang untuk membantu seseorang menemukan file-file yang disimpan dalam komputer, misalnya dalam sebuah server umum di web (WWW) atau dalam komputer sendiri. Mesin pencari memungkinkan kita untuk meminta content media dengan kriteria yang spesifik (biasanya yang berisi kata atau frase yang kita tentukan) dan memperoleh daftar file yang memenuhi kriteria tersebut. Mesin pencari biasanya menggunakan indeks (yang sudah dibuat sebelumnya dan dimutakhirkan secara teratur) untuk mencari file setelah pengguna memasukkan kriteria pencarian.
Sejarah Search Engine
Menurut Sejarah Search Engine Google dimana Search Engine yg dipergunakan dalam pekerjaan mencari sesuatu dari internet dikenal dengan nama Archie. Dibuat pada tahun 1990 oleh Alan Emtage, adalah salah satu siswa dari Universitas Mcgill di Montreal. Aplikasi tersebut tersebut mengambil daftar direktori dari semua file dan ditempatkan pada alamat FTP, Selanjutnya menciptakan suatu filename database yang bisa dilakukan pencarian akhir. Bila Aplikasi Archie meng-index file komputer, pekerjaan Gopher bertugas meng-index teks dokumen. Gopher dibuat pada tahun 1991 oleh Mark Mccahill dari Universitas Minnesota. Karena berbentuk file teks, hampir semua situs gopher menjadi website setelah terciptanya World Wide Web nowGoogle.com adalah Multiple Search Engine Popular. Aplikasi yang lainnya yaitu “Veronica” dan “Jughead”, yang berfungsi untuk mencari file yang disimpan di dalam sistem index Gopher. Sejarah Veronica (Very Easy Rodent-Oriented Net-wide Index to Computerized Archives) memberikan hasil akhir pencarian dengan menggunakan kata kunci di menu judul dalam seluruh daftar Gopher. Jughead (Jonzy’s Universal Gopher Hierarchy Excavation And Display) adalah suatu alat untuk mendapatkan menu informasi dari beberapa macam Gopher server. Selanjutnya Sejarah Search Engine pada web yang pertama adalah “Wandex”, suatu nowdefunct index yang dikumpulkan oleh World Wide Web Wanderer, suatu Web Crawler yang dikembangkan oleh Matthew Gray lulusan MIT tahun 1993. Pada tahun yang sama, sebuah search engine lainnya keluar yaitu Aliweb, yang saat ini masih ada. Search engine pertama kalinya yang “full text” atau search engine yang hampir semuanya tulisan adalah Web Crawler yang muncul pada tahun awal 1994. Sangat berbeda dengan search engine sebelumnya, web crawler yang lahir pada tahun 1994. Tidak seperti search engine sebelumnya, berkaca dari Sejarah Search Engine web crawler mengijinkan para pemakai mencari informasi dengan menggunakan kata apa saja pada halaman web mana saja. Sejarah Inilah yang menjadi standarisasi dari semua search engine yang ada sekarang ini.
Sejarah Search Engine Merupakan pelajaran berharga untuk kita semua para pengguna internet serta para pemuda masa kini!
Beberapa waktu kemudian, banyak search engine yang bermunculan dan saling berlomba untuk mendapatkan ketenaran. Diantaranya Excite, Infosee, Inktomi, Northern Light, dan AltaVista. Dalam beberapa hal, pendatang baru tersebut bersaing dengan direktori terkenal seperti Yahoo!. Sebelum web muncul, telah ada nowGoogle.com adalah Multiple Search Engine Popular untuk protokol atau pengguna lain, seperti Archie untuk situs anonymous FTP dan Veronica untuk protokol Gopher. Baru-baru ini muncul juga search engine online yang memakai XML atau RSS. Teknologi ini membuat search engine menjadi lebih efisien mengindex data pada website tanpa tuntutan yang rumit. Sehingga website hanya menyediakan suatu timbal balik XML dengan index-index search engine. Timbal-balik XML secara meningkat disediakan secara otomatis oleh weblog atau blog. Salah satunya adalah search engine feedster.
FUNGSI SEARCH ENGINE:
 
Fungsi dan manfaat search engine
search engine mempunyai bebrapa fungsi dan manfaat yang berguna bagi kita yang suka browsing antara lain adalah:


  1. mesin pencari merupakan tempat kebanyakan orang mencari sesuatu via internet. Menurut survei hampir 90% pengguna internet memakai mesin pencari untuk mencari lokasi tertentu di internet. dan di antara mesin pencari yang ada, google merupakan mesin pencari yang paling banyak digunakan.
  2. Sebagian besar pengguna mesin pencari tidak pernah melewatkan dua halaman pertama dari mesin pencari.
  3. Sebuah informasi yang mudah di akses oleh semua orang baik dalam maupun luar negeri.
  4. Memudahkan Masyarakat dalam mencari informasi di internet.
Macam-macam search engine
1. Google
Merupakan sebuah perusahaan Amerika Serikat yang fokus pada jasa dan produk Internet. Search engine ini didirikan oleh Larry Page alumnus Universitas Michigan dan Sergey Brin. Google berasal dari kata Gogol yang mempunyai arti kata yang menunjukkan sebuah bilangan yang sangat besar jumlahnya melebihi bilangan miliar atau triliun.
Google adalah search engine yang paling populer dan banyak digunakan di dunia maya untuk mencari informasi yang diinginkan, dapat berupa pencarian alamat website, gambar, file, atau mengetahui situs – situs dan topik – topik yang paling populer yang dikunjungi orang melalui google trends.
Dengan adanya Google maka semua masalah yang membutuhkan waktu yang cepat ketika harus mencari file atau data di internet dapat diselesaikan dalam hanya hitungan detik saja. Hanya dengan mengetikan kata kunci yang akan kita cari, maka secara otomatis google akan memberikan jawaban yang diberikan melebihi dari yang kita inginkan.

2. Yahoo!
Merupakan perusahaan multinasional yang berpusat di Sunnyvale,California, Amerika Serikat. Yahoo!Inc. didirkan oleh Jery Yang dan David Filo. Yahoo merupakan singkatan dari “yet another hierarchical officious oracle”.
Yahoo Search engine menyediakan fasilitas email gratis, yang memungkinkan pengguna untuk melakukan pencarian berbagai macam katagori seperti contohnya website, gambar, berita, video, dan audio. Search engine ini selalu menampilkan kata – kata yang mirip dengan kata – kata kunci yang sedang dicari.

3. Bing
Search Engine ini merupakan produk dari Microsoft melalui CEO Microsoft “Steve Ballmer”.Bing adalah bentuk reinkarnasi yang dilakukan oleh Microsoft terhadap ketiga mesin pencari produksinya terdahulu diantaranya Live Search, Windows Live Search, dan MSN Search. Bing memungkinkan pengguna untuk memperoleh hasil pencarian yang kuat karena menggunakan teknologi PowerSet. Selain itu dilengkapi dengan kemampuan untuk menyimpan dan membagi historis pencarian melalui Windows Skydrive, Facebook dan e-mail.

4. Altavista
Altvasita adalah mesin pencari web yang dimiliki oleh Yahoo yang terbentuk atas ide dariLouis Monier dan Michael Burrows di Digital Equipment Corporation ‘s Western Research Laboratory. Pada search engine ini pengguna dapat mencari berbagai macam informasi berupa web, gambar, video, berbelanja online, aplikasi dan berita. Altavista juga menyediakan layanan terjemahan bebas, bermerekBabel Fish, yang secara otomatis menterjemahkan tek antara beberapa bahasa.

5. Ixquick
Adalah mesin metasearch yang berbasis di New York City dan Belanda. Ixquick didirikan oleh David Bodnick. Mesin pencari ini untuk menawarkan layanan proxy gratis dan secara default enkripsi SSL.
Ixquick merupakan mesin pencari yang melakukan pencarian di banyak situs mesin pencari sekaligus. Pengguna dapat menentukan mesin pencari-mesin pencari mana saja yang perlu ditelusuri oleh IxQuick, atau menentukan seluruh mesin pencari yang tersedia. Semakin banyak mesin pencari yang ditandai, tentu saja akan semakin lama proses pencarian yang dilakukan.

5. Gigablast
Adalah mesin pencari yang sering mendapat julukan sebagai The Green Engine ini dibuat oleh Matt Wells. Gigablast didirikan dengan tujuan untuk melakukan pencarian halaman web dengan kemampuan maksimal mesin pencari lain pada zamannya, akan tetapi menggunakan alat seminimum mungkin.

6. Aol
Adalah perusahaan Amerika Online,Inc dan merupakan penyelenggara jasa Internet global yang berpusat di New York. AOL didirikan dengan nama Control Video Corporation (CVC). Saat ini AOL melayani banyak perusahaan dalam hal layanan Internet di berbagai negara di dunia, sehingga menjadikan AOL sebagai ISP bersifat Internasional.

7. ASK
Ask ini didirikan oleh Garret Gruener dan David Warthen yang pada awalnya bernama Ask Jeeves. Mesin pencari ini memungkinkan penggunanya untuk mendapatkan jawaban dari setiap pertanyaannya.
Selain itu search engine ini  berfungsi untuk mencari informasi berupa gambar, document, video, refrensi, dan berita. Situs ini bisa menjadi alternative sebab masih bisa menemukan situs yang terkubur akibat spam di jejaring mesin pencari lainnya.

8. LYCOS
Merupakan mesin pencari yang diperkenalkan pertama kali oleh Michael Loren di Amerika Serikat. Lycos adalah potongan dari nama “Lycosidae”, yaitu nama keluarga laba-laba yang dapat bergerak sangat cepat. Lycos menggunakan teknologi “spider” untuk menjelajahi website (jaring – jaring situs). Spider di sini adalah terminologi internet untuk suatu robot program, yang dapat melakukan penyusunan index banyak tempat dengan menjelajahi dan merekamnya satu persatu. Lycos adalah mesin pencari dan portal web yang banyak menekankan pada informasi berorientasi hiburan dalam arti yang luas.
  
9. Alltheweb
Adalah mesin pencari internet yang berasal dari FTP, doctor tesis Tor Egge di Universitas Norwegia. Ini merupakan salah satu search engine yang tergabung dalam jaringan Yahoo. Alltheweb menyediakan fasilitas pencarian yang meliputi news, picture, video/audio.




Daftar pustaka
http://ayufahrina14.blogspot.co.id/2013/10/macam-macam-search-egine.html
http://koremakiis3.blogspot.co.id/2010/11/sejarah-singkat-search-engine.html

Senin, 10 Agustus 2015

Latar Belakang Minat dan Bakat Terhadap Prestasi Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Universitas Gunadarma di Kelas 1ID07

Latar Belakang Minat dan Bakat Terhadap Prestasi Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Universitas Gunadarma di Kelas 1ID07


Oleh
Anisa Hasbiya (11514285)
Bunga Anugrah Gusti (12514246)
Hasianti Sritaufika (14514846)
Mia Aglifa (16514616)
Novia Fridayanti (18514050)

KELAS 1PA03

FAKULTAS PSIKOLOGI
S1 PSIKOLOGI

UNIVERSITAS GUNADARMA
2015

BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Dewasa ini seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan pendidikan, setiap orang memerlukan persiapan yang matang untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Persiapan yang dimaksud seperti halnya melanjutkan dari SD ke SMP, dari SMP ke SMA, dan yang paling terpenting adalah melanjutkan pendidikan dari SMA ke Perguruan Tinggi. Ini dikarenakan Perguruan Tinggi merupakan jenjang terakhir seseorang dalam dunia pendidikan karena selanjutnya individu akan menghadapi dunia kerja yang tentu saja jauh berbeda dengan lingkungan sekolah.
Untuk mengatasi hal tersebut orang tua maupun anak harus mengetahui dan melakukan persiapan yang terbaik untuk menghadapi Perguruan Tinggi. Karena jurusan yang akan diambil di Perguruan Tinggi nantinya akan mempengaruhi karier seseorang, untuk itu jurusan yang akan diambil haruslah tepat dengan bakat dan minat seseorang.
Namun saat ini banyak sekali terjadi kesalahan pada anak lulusan Sekolah Menengah Atas. Kebanyakan dari mereka adalah yang salah memilih jurusan di Perguruan Tinggi, karena tidak sesuai dengan baka serta minatnya, yang lebih fatalnya lagi mereka tidak cepat mengetahuinya. Faktor-faktor yang mempengaruhi hal tersebut akan kami data dari mahasiswa jurusan Teknik Industri Universitas Gunadarma. Apakah jurusan yang mereka ambil atas kemauan sendiri atau faktor yang lain? apakah sesuai dengan minat dan bakat mereka? jika tidak apakah berpengaruh terhadap prestasi mereka?.
Karena hal ini akan berpengaruh pada kondisi belajar mahasiswa dalam perkuliahan, saat ini kita sering melihat mahasiswa yang hanya duduk di perkuliahan tanpa memperhatikan dosen yang sedang mengajar, sering bolos, dan sedikit disertai semangat belajar. Ini bisa saja menjadi penyebab dari kesalahan jurusan yang mereka ambil saat masuk di Perguruan Tinggi.
Lapangan pekerjaan yang saat ini begitu banyak dan perkembangan teknologi yang semakin berkembang. Membuat persaingan masuk ke dunia kerja juga lebih ketat, tidak hanya dituntut kemampuan otak tapi juga kemampuan soft skill yang dimiliki seseorang. Dengan kemampuan soft skill yang berbeda-beda, menyebabkan banyaknya orang yang bekerja tidak pada bidang atau jurusan yang dipilih di perguruan tinggi. Hal ini juga menyebabkan masalah terhadap lapangan pekerjaan karena dengan begini setiap orang bisa saja masuk ke dalam bidang apapun didunia kerja.
Karena itu untuk mengetahui seberapa banyak persentase mahasiswa yang memilih jurusan perkuliahan sesuai dengan minat dan bakatnya, kami melakukan penelitian “Latar Belakang Minat dan Bakat Terhadap Prestasi Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Universitas Gunadarma di kelas 1ID07”.
1.2  Tujuan Penelitian
Untuk mengetahui pakah minat dan bakat mahasiswa Teknik Industri kelas 1ID07
berpengaruh terhadap prestasi mereka.
1.3 Manfaat Penelitian
Agar mengembangkan pengetahuan peneliti dan pembaca apakah minat dan bakatmempunyai pengaruh terhadap prestasi mahasiswa.





BAB II
DASAR TEORI
2.1 Pengertian Minat dan Bakat
2.1.1 Pengertian Bakat
Menurut M. Ngalim Purwanto dalam bukunya Psikologi Pendidikan disebutkan bahwa kata bakat lebih dekat pengertiannya dengan kata aptitude yang berarti kecakapan pembawaan, yaitu yang mengenai kesanggupan-kesanggupan (potensi-potensi) yang tertentu.
William B. Michael memberi definisi mengenai bakat sebagai berikut :
An aptitude may be defined as a person’s capacity, or hypothetical potential, for acquisition of a certain more or less weeldefined pattern of behavior involved in the performance of a task respect to which the individual has had little or no previous training (Michael, 1960: 59).
Jadi Michael meninjau bakat itu terutama dari segi kemampuan individu untuk melakukan sesuatu tugas, yang sedikit sekali tergantung kepada latihan mengenai hal tersebut.
Woodworth dan Marquis memberikan definisi demikian: “aptitude is predictable achievement and can be measured by specially devised test” (Woodworth dan Marquis, 1957: 58). Bakat (aptitude), oleh Woodworth dan Marquis dimasukkan dalam kemampuan (ability). Menurutnya ability mempunyai tiga arti, yaitu :
Achievement yang merupakan actual ability, yang dapat diukur langsung dengan alat atau tes tertentu.Capacity yang merupakan potential ability, yang dapat diukur secara tidak langsung dengan melalui pengukuran terhadap kecakapan individu, di mana kecakapan ini berkembang dengan perpaduan antara dasar dengan training yang intensif dan pengalaman.
Menurut sejarahnya usaha pengenalan bakat itu mula-mula terjadi pada bidang kerja (atau jabatan), tetapi kemudian juga dalam bidang pendidikan. Bahwa dewasa ini dalam bidang pendidikanlah usaha yang paling banyak dilakukan. Dalam praktiknya hampir semua ahli yang menyusun tes untuk mengungkap bakat bertolak dari dasar pikiran analisis faktor.
Pemberian nama terhadapjenis-jenis bakat biasanya dilakukan berdasar atas dalam lapangan apa bakat tersebut berfungsi, seperti bakat matematika, bakat bahasa, bakat olah raga, dan sebagainya. Dengan demikian, maka macamnya bakat akan sangat tergantung pada konteks kebudayaan di mana seseorang individu hidup. Mungkin penamaan itu bersangkutan dengan bidang studi, mungkin pula dalam bidang kerja.
Sebenarnya setiap bidang studi atau bidang kerja dibutuhkan lebih dari satu faktor bakat saja. Bermacam-macam fakor mungkin diperlukan berfungsinya untuk suatu lapangan studi atau lapangan kerja tertentu. Suatu contoh misalnya bakat untuk belajar di Fakultas Teknik akan memerlukan berfungsinya faktor-faktor mengenali bilangan, ruang, berpikir abstrak, bahasa, mekanik, dan mungkin masih banyak lagi. Karena tiu ada kecenderungan di antara para ahli sekarang untuk mendasarkan pengukuran bakat itu pada pendapat, bahwa ada setiap individu sebenarnya terdapat semua faktor-faktor yang diperlukan untuk berbagai macam lapangan, hanya dengan kombonasi, konstelasi, dan intensitas yang berbeda-beda. Karena itu biasanya yang dilakukan dalam diagnosis tentang bakat adalah membuat urutan (ranking) mengenai berbagai bakat pada setiap individu.
2.1.2   Pengertian Minat
Menurut John Holland, minat adalah aktivitas atau tugas-tugas yang membangkitkan perasaan ingin tahu, perhatian, dan memberi kesenangan atau kenikmatan.
Menurut kamus lengkap psikologi, minat (interest) adalah satu sikap yang berlangsung terus menerus yang memolakan perhatian seseorang, sehingga membuat dirinya jadi selektif terhadap objek minatnya, perasaan yang menyatakan bahwa satu aktivitas, pekerjaan, atau objek itu berharga atau berarti bagi individu, dan satu keadaan motivasi, atau satu set motivasi, yang menuntun tingkah laku menuju satu arah (sasaran) tertentu (dalam Chaplin, 2008:255).
Menurut Crow & Crow (dalam Abror, 1993:112) minat adalah sesuatu yang berhubungan dengan daya gerak yang mendorong kita cenderung atau merasa tertarik pada orang, benda, kegiatan ataupun bisa berupa pengalaman yang efektif yang dirangsang oleh kegiatan itu sendiri.
Rast, Harmin dan Simon (dalam Mulyati, 2004:46) menyatakan bahwa dalam minat
itu terdapat hal-hal pokok diantaranya:
1.Adanya perasaan senang dalam diri yang memberikan perhatian padaobjektertentu
2.Adanya ketertarikan terhadap objek tertentu.
3.Adanya aktivitas atas objek tertentu.
4.Adanya kecenderungan berusaha lebih aktif.
5.Objek atau aktivitas tersebut dipandang fungsional dalam kehidupan dan
6.Kecenderungan bersifat mengarahkan dan mempengaruhi tingkah laku individu.
Definisi minat menurut Shaleh (2004:262) adalah suatu kecenderungan untuk
memberikan perhatian dan bertindak terhadap orang, aktivitas atau situasi yang menjadi objek dari minat tersebut dengan disertai perasaan senang.
Jadi minat merupakan kecenderungan atau arah keinginan terhadap sesuatu untuk memenuhi dorongan hati, minat merupakan dorongan dari dalam diri yang mempengaruhi gerak dan kehendak terhadap sesuatu, merupakan dorongan kuat bagi seseorang untuk melakukan segala sesuatu dalam mewujudkan pencapaian tujuan dan cita-cita yang menjadi keinginannya. Minat dapat menjadi indikator dari kekuatan seseorang di area tertentu di mana dia akan termotivasi untuk mempelajarinya dan menunjukkan kinerja yang tinggi.
            2.2 PengertianPrestasi Belajar
               Menurut Poerwanto (1986:28) memberikan pengertian prestasi belajar yaitu “hasil              yang dicapai oleh seseorang dalam usaha belajar sebagaimana yang dinyatakan dalam                   raport”
               Menurut Winkel (1996:162) mengatakan bahwa “prestasi belajar adalah suatu bukti            keberhasilan belajar atau kemampuan seseorang siswa dalam melakukan kegiatan                          belajarnya sesuai dengan bobot yang dicapainya.
              Menurut S. Nasution (1996:17) prestasi belajar adalah: “Kesempurnaan yang                     dicapai seseorang  dalam berfikir, merasa dan berbuat. Prestasi belajar dikatakan sempurna          apabila memenuhi tiga aspek yakni: kognitif, affektif dan psikomotor, sebaliknya dikatakan           prestasi kurang memuaskan jika seseorang belum mampu  memenuhi target dalam kriteria            tersebut.

           2.3  Faktor yang Mempengaruhi Prestasi Belajar
         Prestasi belajar yang dicapai seorang individu merupakan hasil interaksi antara                      berbagai faktor yang mempengaruhinya baik dari dalam diri (faktor internal) maupun dari           luar diri (faktor eksternal) individu. Pengenalan terhadap  faktor-faktor yang mempengaruhi     prestasi belajar penting sekali artinya dalam rangka membantu murid dalam mencapai prestasi belajar yang sebaik-baiknya. Ada dua faktor yang mempengaruhi prestasi akademik seseorang,         yaitu faktor internal/pribadi dan eksternal/lingkungan (Gage & Berliner, 1992; Winkel, 1997).

2.3.1 Faktor Internal
            Faktor internal adalah faktor-faktor yang berasal dari individu anak itu sendiri yang                   meliputi:
             1. Inteligensi
        Taraf inteligensi seseorang dapat tercermin dalam prestasi sekolahnya di semua                    mata pelajaran (Winkel, 1997). Jadi, ada korelasi antara inteligensi dengan kesuksesan             di sekolah (Gage & Berliner, 1992).  Peserta didik dengan taraf inteligensi yang tinggi             diharapkan dapat mencapai prestasi belajar yang lebih baik dibandingkan peserta didik          yang memiliki taraf inteligensi yang lebih rendah. Namun inteligensi bukan satu-satunya              faktor penentu keberhasilan prestasi akademik karena masih ada faktor lainnya seperti               motivasi dan kepribadian serta faktor eksternal.
              2. Motivasi
      Winkel (1997) mengatakan bahwa motivasi merupakan daya penggerak yang menjadi             aktif pada saat-saat tertentu di mana ada kebutuhan untuk mencapai tujuan. Sedangkan             Gage dan Berliner (1992) menjelaskan bahwa motivasi adalah sesuatu yang                              menggerakkan individu dari perasaan bosan menjadi berminat untuk melakukan                        sesuatu. Tercakup di sini adalah motivasi untuk mencapai kelulusan dan motivasi untuk            melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi Sukadji (2000). Motivasi merupakan                          tenaga dorong selama tahapan proses belajar yang berfungsi untuk (Sukadji, 2000):
             1. Mencari dan menemukan informasi mengenai hal-hal yang dipelajari
             2. Menyerap informasi dan mengolahnya
             3.Mengubah informasi yang didapat ini menjadi suatu hasil (pengetahuan,                        perilaku, keterampilan, sikap, dan kreativitas.
           Secara umum, motivasi terbagi menjadi motivasi internal dan eksternal.
     Motivasi internal mengacu pada diri sendiri, misalnya kegiatan belajar dihayati dan            merupakan kebutuhan untuk memuaskan rasa ingin tahu. Motivasi eksternal mengacu              pada faktor di luar dirinya. Siswa dengan motivasi eksternal akan membutuhkan                      adanya pemberian pujian atau pemberian nilai sebagai hadiah atas prestasi yang                       diraihnya (Djiwandono, 2002). Kedua komponen ini bersifat kontekstual, artinya ada                pada seseorang sehubungan dengan suatu kegiatan yang dilakukan. Oleh karena itu                   motivasi dapat berubah sesuai dengan waktu.
Menurut McLelland dan Atkinson (dalam Djiwandono, 2002), motivasi yang paling                penting dalam psikologi pendidikan adalah motivasi berprestasi, di mana seseorang                  cenderung berjuang untuk mencapai sukses atau memilih suatu kegiatan yang                           berorientasi untuk tujuan sukses.

3. Kepribadian
Kepribadian merupakan suatu organisasi yang dinamis dari sistem psikofisik seseorang yang menentukan bagaimana individu dapat menyesuaikan diri secara unik dengan lingkungannya (Allport dalam Hurlock, 1978). Kepribadian dapat berubah dan dimunculkan dalam bentuk tingkah laku. Organisasi adalah hubungan antar traits yang selalu berubah dan diwujudkan dalam bentuk traits-traits yang dominan. Sedangkan sistam psikofisik adalah kebiasaan-kebiasaan, sikap-sikap, nilai-nilai, kepercayaan-kepercayaan, keadaan emosi dan dorongan-dorongan. Sistem inilah yang akan mendorong seseorang untuk menentukan penyesuaian dirinya sebagai hasil belajar atau pengalaman.

3.2.2 Faktor Eksternal
1. Lingkungan rumah
Lingkungan rumah terutama orang tua, memegang peranan penting serta menjadi guru bagi anak dalam mengenal dunianya. Orang tua adalah pengasuh, pendidik dan membantu proses sosialisasi anak. Utami Munandar (1999) mengatakan bahwa semakin tinggi tingkat pendidikan orang tua, maka semakin baik prestasi anak. Termasuk juga sejauh mana keluarga mampu menyediakan fasilitas tertentu untuk anak (televisi, internet, dan buku bacaan).
2. Lingkungan sekolah
Menurut Ormrod (2006) lingkungan sekolah yang baik adalah lingkungan yang nyaman sehingga anak terdorong untuk belajar dan berprestasi. Ada beberapa karakteristik lingkungan sekolah yang nyaman sebagai tempat belajar (Burstyn & Stevens dalam Ormrod, 2006) , yaitu:
1. Sekolah mempunyai komitmen untuk mendukung semua usaha murid agar sukses baik dalam bidang akademik maupun sosial.
2. Adanya kurikulum yang menantang dan terarah
3. Adanya perhatian dan kepercayaan murid serta orang tua terhadap sekolah
4. Adanya ketulusan dan keadilan bagi semua murid, baik untuk murid dengan latar belakang keluarga yang berbeda, beda ras maupun etnik
5. Adanya kebijakan dan peraturan sekolah yang jelas. Misalnya panduan perilaku yang
baik, konsekuensi yang konsisten, penjelasan yang jelas, kesempatan menjalin interaksi
sosial serta kemampuan menyelesaikan masalah.
6. Adanya partisipasi murid dalam pembuatan kebijakan sekolah
7. Adanya mekanisme tertentu sehingga siswa dapat menyampaikan pendapatnya secara terbuka tanpa rasa takut
8.Mempunyai tujuan untuk meningkatkan perilaku prososial seperti berbagi informasi, membantu dan bekerja sama
9.Membangun kerja sama dengan komunitas keluarga dan masyarakat
10.Mengadakan kegiatan untuk mendiskusikan isu-isu menarik dan spesial yang berkaitan dengan murid
Sedangkan di kelas, sebaiknya kelas cukup besar dengan jumlah murid yang tidak terlalu banyak sehingga guru dapat memonitor setiap siswa. Kelas yang baik dan produktif adalah kelas yang nyaman secara tata ruang, memunculkan motivasi internal siswa untuk belajar, kegiatan guru yang terarah serta kegiatan monitor terhadap siswa (Gage & Berliner, 1992).


BAB III
PENGAMBIALAN DATA
     3.1 Objek Penelitian
    Pengertian dari objek penelitian menurut Hussein Umar (2013:303) menerangkan bahwa:
   “Objek penelitian menjelaskan tentang apa dan atau siapa yang menjadi obyek penelitian                juga dimana dan kapan penelitian dilakukan. Bisa juga ditambahkan hal-hal lain jika dianggap     perlu.”
        Objek yang akan kami teliti adalah pengaruh minat dan bakat terhadap prestasi mahasiswa.       Penelitian ini akan menjelaskan apakah bakat dan minat mhasiswa jurusan Teknik Industri di      Universita Gunadarma sudah sesuai atau tidak  dengan jurusan yang mereka jalani sekarang          dilihat dari indeks prestasi yang mereka dapat di semester 1.
       3.2 Subjek Penelitian
           Subjek penelitian yang kami ambil adalah mahasiswa Gunadarma jurusan Teknik Industri
        kelas 1ID07 sebanyak 30 orang dari latar belakang jurusan di SMA yang berbeda.
       3.3 Tempatan Waktu Penelitian
     Tempat yang kami gunakan untuk menyebarkan angket di Universitas Gunadarma ruangan        D646 pada tanggal 12 Juni 2015.
       3.4 Metode Penelitian
      Metode penelitian yang  kami gunakan adalah kuantitatif dengan pertanyaan terbuka
       dalam sebuah angket.


QUESTIONER

NAMA LENGKAP              :
KELAS                                 :
JURUSAN                            :
TANGGAL PENGISIAN     :

Sebelumnya, kami ucapkan banyak terimakasih karena anda telah meluangkan waktunya untuk menjawab quisioner ini dengan sejujur-jujurnya. Partisipasi teman semua sangat berarti untuk kami.

1.      Apa jurusan anda saat berada di Sekolah Menengah Atas/ Sederajat?

2.      Mata pelajaran apa saja yang paling anda sukai dan tidak sukai saat di SMA/Sederajat?
a.       Di suka                  :

b.      Tidak di suka        :

3.      Secara keseluruhan, mata pelajaran apa yang mendapatkan nilai tertinggi saat di SMA/Sederajat?


4.      Menurut anda, apakah bakat yang anda miliki? Atau berkompeten pada bidang apakah diri anda?
a.       Akademik                         :

b.      Non Akademik     :

5.      Saat tes masuk Perguruan Tinggi, jurusan apa yang anda pilih/ inginkan?

6.      Apakah dalam memilih jurusan yang sedang anda jalani sekarang adalah murni keinginan sendiri? Jika tidak, apa alasannya?

7.      Apakah anda merasa mampu dan menguasai materi dalam mengikuti setiap perkuliahan?

8.      Mata kuliah apa yang paling anda sukai? Dan nilai apa yang anda dapatkan pada semester satu di mata kuliah tersebut?

9.      Mata kuliah apa yang paling anda tidak sukai atau dianggap sulit? dan nilai apa yang anda dapatkan pada semester satu di mat kuliah tersebut?

1.  Berapa kah IP (Indeks Prestasi) anda pada semester satu?



Terima kasih atas partisipasi dan kejujurannya.





BAB IV
PEMBAHASAN

Berdasarkan hasil kuisioner yang telah dibagikan kepada 30 subjek penelitian, dapat dipersentasikan sebagai berikut, yang didasarkan sesuai dengan nomer pertanyaan,
1.      Dari 30 mahasiswa didapatkan bahwa dikelas 1ID07 didominasi oleh jurusan IPA saaat dibangku SMA, yaitu sebanyak 28 orang (93%), sedangkan 2 orang lainnya berasal dari SMK (7%). Dan tidak ada satupun mahasiswa yang berasal dari jurusan IPS.
2.      Mata pelajaran yang paling disukai saat SMA dari kelass 1ID07 adalah mata pelajaran eksak. Hal ini dibuktikan dari jumlahnya yaitu sebanyak 21 orang (70%) dan 8 orang yang meyukai pelajaran noneksak (30%).
3.      Secara keseluruhan, mata pelajarran dengan nilai tertinggi pada saat di bangku SMA yang didapat oleh mahasiswa TI kelas 1ID07 adalah mata pelajaran eksakta dengan jumlah mahasiswa 22 orang (73,3%)  dan sisanya adalah nilai tertinggi di mata pelajaran non eksakta dengan jumlah mahasiswa sebanyak 8 orang (26,7%).
4.      Bakat dibidang akademik banyak dimiliki oleh mahasiswa TI kelas 1ID07 dibandingkan bakat di bidang non akademik. Sebanyak 21 mahasiswa memiliki bakat di bidang akademik terutama dimata pelajaran eksakta (70%), sedangkat sisanya 9 mahasiswa memiliki bakat di bidang non akademik (30%).
5.      Saat tes masuk Peguruan Tinggi, jurusan yang banyak dipilih adalah bukan jurusan TI, tetapi beberapa mahasiswa yang memilih jurusan TI. Sebanyak 13 orang memilih jurusan TI saat tes masuk PT yang menandai bahwa jurusan yang mereka pilih dengan jurusan yang sekarang mereka sandang adalah sesuai (43,3%), sisanya sebanyak 17 orang tidak memilih jurusan TI saat tes masuk PT sehingga hal ini  membuktikan bahwa jurusan yang mereka inginkan atau pilih tidak sesuai dengan jurusan yang mereka sandang saat ini (56,7%).
6.      Dalam memilih jurusan yang sedang mereka jalani sekarang kebanyakan dari mahasiswa TI 1ID07 adalah murni pilihan mereka sendiri tanpa paksaan dari pihak manapun dengan jumlah mahasiswa sebanyak 22 orang (73,3%) , sedangkat sisanya menyatakan tidak murni dengan alasan orang tua mereka yang mengatakan bahwa mereka harus memilih jurusan TI dengan jumlah mahasiswa sebanyak 8 orang (26,7%).
7.      Secara keseluruhan mahasiswa dari kelas 1ID07 merasa mampu dalam mengikuti perkuliahan yang dijalankan. Dari 30 mahasiswa 25 orang merasa mampu mengikuti perkuliahan (83,3%) sedangkan 5 orang lainnya merasa tidak mampu dalam mengikuti perkuliahan (16,7%).
8.      Rata-rata mahasiswa dari kelas 1ID07 mendapatkan nilai bagus dimata kuliah yang mereka sukai. Sebanyak 27 orang mendapatkan nilai yang bagus dimata kuliah yang mereka sukai, yang menandai bahwa nilai yang mereka dapatkan sesuai dengan minat atau mata kuliah yang memamng mereka sukai (90%), sisanya 3 orang mendapatkan nilai yang tidak bagus sehingga tidak sesuai dengan minat atau kesukaannya pada mata kuliah tersebut (10%).
9.      Mahasiswa dari kelas 1ID07 banyak mendapatkan nilai yang kurang dimata kuliah yang memang tidak mereka sukai tetapi cukup banyak dari mereka yang mendapatkan nilai bagus dimata kuliah yang mereka tidak sukai. Sebanyak 19 orang dikatakan sesuai antara nilai yang mereka dapatkan dimata kuliah yang mereka tidak sukai (63,3%) dan sisanya 11 orang dikatakan tidak sesuai karena nilai yang mereka dapatkan cukup baik dimata kuliah yang tidak mereka sukai (36,7%).
    10.  Mahasiswa yang berada di kelas 1ID07 memiliki IP rata-rata dibawah 3.00 atau kurang baik. Dengan jumlah 26 orang yang mendapat IP baik atau IP diatas 3.00 (86,7%) dan 4 orang dengan IP dibawah 3.00 atau kurang baik (13,3%).
Setelah disimpulkan dari 10 pertanyaan diatas, kami mengelompokkan subjek kedalam dua kategori, yang pertama adalah kategori berprestsi tinggi dengan Indeks Prestasi diatas 3.00  dihubungkan dengan kecocokan minat dan bakat yang mereka pilih yaitu didapatkan bahwa 26 orang dengan persentase (86,7 %) memiliki prestasi yang tinggi .Dapat dikatan bahwa mereka yang memiliki Indeks Prestasi tinggi dikarenakan minat dan bakat mereka sesuai dengan jurusan yang mereka pilih di Perguruan Tinggi yaitu Teknik Industri. Umumnya mereka yang IP nya tinggi memiliki kemampuan dan minat yang bagus terhadap mata pelajaran eksakta. Tapi ada sebagian dari mereka yang awalnya ingin masuk jurusan lain, IP yang mereka peroleh tetap bagus hal ini disebabkan karena mereka bisa menyesuaikan diri dan belajar dengan rajin sehingga mereka bisa memperoleh nilai yang bagus.
Kategori kedua yaitu kategori prestasi rendah dengan Indeks Prestasi dibawah 3.00 dihubungkan dengan kecocokan minat dan bakat yang mereka pilih yaitu didapatkan 4 orang dengan persentase 13,3 % yang memiliki IP dibawah 3.00 .Setelah di hubungkan jawaban yang mereka tulis bisa disimpulkan bahwa yang meiliki Indeks Prestasi rendah karena ketidaksesuaian minat dan bakat mereka terhadap jurusan yang mereka pilih. Dari 4 orang ini mereka lebh menyukai mata pelajaran non eksakta saat di Sekolah Menengah Atas dan nilai-nilai mata pelajaran Non Eksakta mereka juga lebih bagus.Akibatnya mereka mengalami kesulitan untuk mengikuti mata kuliah yang ada di Jurusan Teknik Industri dari 4 orang ini mereka mengatakan tidak sanggup dijurusan ini.
Seperti yang telah dijelaskan pada bagian diatas tadi bahwa banyak sekali hal-hal yang dapat mempengaruhi prestasi, salah satunya motivasi. Mereka yang memiliki IP diatas 3.00 umumnya menyukai jurusan dan mata kuliah yang mereka pelajari. Sedangkan mereka yang memiliki IP dibawah 3.00 umumnya tidak mempunyai minat untuk masuk dijurusan yang mereka pilih.Ini tentu berpengaruh terhadap motivasi belajar  mereka. Bagi yang memang menyukai jurusan Teknik Industri mereka akan nyaman dan belajar dengan giat walaupun mengalami kesulitan. Sedangkan mereka yang kurang atau tidak minat dengan jurusan Teknik Industri memiliki motivasi yang kurang terhadap dirinya sendiri, biasanya akan masa bodoh dengan pelajaran yang ada atau jika mereka kurang mengerti dibiarkan saja.







BAB V
PENUTUP
5.1 Kesimpulan
   Dari data yang sudah dikumpulkan dari mahasiswa 1ID07 dan setelah kami persentasekan hasil dari jawaban kuesioner yang telah kami berikan, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar mahasiswa jurusan Teknik Industri Universitas Gunadarma yang sample kami ambil adalah mahasiswa 1ID07 sudah sesuai dengan bakat serta minatnya, karena dapat dilihat dari prestasi yang diraih lewat Indeks Prestasi (IP) yang cukup tinggi.           
5.2 Saran
  Sebaiknya dalam pemilihan jurusan diperguruan tinggi harus lebih dipikirkan apakah jurusan yang akan dipilih sesuai dengan minat dan bakat. Sebelum itu kita harus mengenali potensi diri kita, dan dalam memilih jurusan jangan ikut-ikutan teman atau ada unsur keterpaksaan karena nantinya jika sudah menjalani perkuliahan seseorang bisa saja tidak focus dalam menerima pelajaran, akibatnya akan berdapak pada prestasi mereka diakhir semester. Bagi orang tua sebaiknya jangan memaksakananak untuk memilih jurusan yang tidak disukai anak.Orang tua juga harus bisa mengenali bakat dan minat anak kemana mereka lebih cendrung berprestasi dibidang apa.
           







DAFTAR PUSTAKA

Basuki Heru. 2008. Psikologi Umum. Jakarta: Universitas Gunadarma
Anastasi, A. Differential Psychology, New York: MacMillan, 1958
Bingham, W Van D. Aptitude and Aptitude Testing, New York: Harper, 1937
Ferguson, G.A. On learning and human ability, Canadian Journal of Psychology, 1954,8,
            95-112.